Image default
Peristiwa

Al – Jabbar Diresmikan Awal 2021

KEPALA Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat (DBMPR Jabar), A. Koswara MP, didampingi Kepala Bidang Jasa Konstruksi DBMPR Jabar, Indra Maha, menghadiri rapat dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Kamis (23/1) di Gedung Pakuan, Jalan Cicendo, Bandung.

Rapat membahas desain pembangunan tahap ketiga Masjid Raya Provinsi Jawa Barat, Al-Jabbar, yang akan dimulai Maret 2020. “Mudah-mudahan di bulan Maret kita sudah bisa mengerjakan pembangunan tahap ketiga, dan selesai di bulan Desember. Sehingga, di awal 2021 sudah bisa diresmikan,” ungkap Kang Emil.

Pembangunan tahap ketiga Masjid Raya Al-Jabbar memasuki pekerjaan detail di bagian eksterior maupun interior, seperti taman, air mancur, dan fasilitas untuk difabel. Gubernur mengatakan, setiap sudut Masjid Al-Jabar harus memiliki fungsi. Oleh karena itu, ia menginstruksikan kepada tim perencana pembangunan untuk memperhatikan aspek fungsionalitas dalam pembangunan maupun penambahan fasilitas.

Menurut Kang Emil, Masjid Raya Al-Jabbar tidak hanya menjadi sebuah bangunan monumental, tetapi juga bagian dari komitmen pemimpin kepada dakwah Islam dan kemajuan peradaban masyarakat.

Dikatakannya, masjid yang dibangun sejak akhir tahun 2017 itu berada di atas tanah seluas 25,99 hektar. Konsep pembangunannya seperti terapung di atas embung Gedebage yang memiliki luas 7,2 hektar. Embung tersebut dapat menampung air sampai 270.000 meter kubik. Fungsinya untuk mengendalikan banjir, sumber air, dan konservasi.

“Tinggal tahap selanjutnya adalah ruang pameran tentang sejarah Nabi Muhammad SAW,” ujar Emil menerangkan.

Dia berharap, keberadaan Masjid Raya Al-Jabbar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Bandung Timur. “Keberadaan Masjid Raya Al-Jabbar nantinya bisa menjadi tempat wisata, wisata arsitektur, dan wisata religi. Juga bisa dipakai shalat wajib, shalat Idul Adha, dan shalat Idul Fitri yang dihadiri banyak jamaah, dan lain-lain,” tambahnya.

Untuk memudahkan jamaah yang akan mendatangi Masjid Raya Al-Jabbar akan dibuat stasiun kereta api dekat masjid sebagai akses utama ke Masjid Al-Jabbar dan Stadion Gelora Bandung LautanApi (GBLA). Stasiun baru itu akan dibangun dengan desain futuristik.

Menyangkut rel kereta api, kelak akan dibuat jalur ganda, lantaran rel keretanya masih satu jalur. Adapun dari stasiun Masjid Al Jabbar ke Tegalluar yang belum memiliki rel direncanakan dibangun rel jalur ganda dengan cara layang. (Bima Utama Jabar/foto: Arya-DK)

Artikel Terkait

3 Pembangunan DBMPR (akan) Dibiayai BUMD

dinamika

Percepat Pulihkan Ekonomi, Pemprov Jabar Siapkan Paket Pekerjaan untuk UMKM dan Padat Karya Bidang Konstruksi

dinamika

Ke Luar Masuk di DBMPR Jabar

dinamika