Image default
Peristiwa

Banjar, Kota Kecil, Tapi Tetap Ingin Tampil

Kota Banjar hanya mempunyai wilayah yang wilayah kecil  dengan luas 113 km , dengan penduduk 201 ribu  menempati 4 Kecamatan dan 25 kelurahan/ desa. Banjar menjadi penghubung antara Jawa Barat dan Jawa Tengah. Karena menjadi wajah Jawa Barat, Banjar  meskipun kecil ingin tampil cantik terutama untuk infrastruktur.

Untuk itu memperoleh dukungan.terutama dalam masalah anggaran, Rabu (5/8) Komisi 3 DPRD Kota Banjar mengadakan kunjungan ke Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat (DBMPR) dan diterima Kepala UPTD 5 Tasikmalaya, Uuh Suparman dan Gunawan, Kasubag Progam Perencanaan DBMPR.

Pada intinya anggota dewan meminta peningkatan infrastruktur jalan provinsi dan perubahan status jalan nasional. Serta perbaikan jalan di beberapa wilayah lingkar Banjar. Uuh menegaskan, program pembangunan infrasruktur sudah direncakan, akan tetapi karena terjadi refocusing anggaran maka tertunda dan akan dialihkan ke tahun 2021.

Sementara Gunawan, menyebutkan bahwa anggaran DBMPR hanya tinggal 20 persen, karena refocusing untuk menangani pandemi covod-19. Untuk tahun 2021 baru 60 persen dari total pengajuan dan masih berubaha.

Mengenai pemindahan status jalan, dipersilakan untuk mengajukannya ke pemerintah pusat. Dengan terlebih dahulu fungsi jalan. Perubahan biasanya terjadi 5 tahun sekali. Untuk bantuan pembangunan infrastruktur tahun 2021 dipersilakan membuat perencanaan dan segera mengajukan pemprov jabar, melaluin DBMPR. Acara yang berlangsung singkat, dilakukan dengan tetap mengikuti protokol Kesehatan.

Artikel Terkait

Pre Constructions Meeting, Bicarakan Hal Penting

dinamika

Kadis PUPRP Ciamis, Berharap Kunjungan Berhasil Manis

dinamika

Peningkatan SDM Bukan Formalitas

dinamika