Image default
Peristiwa

Gubernur : Titip Diawasi, Supaya Tidak Ada yang “Ngarewong”

Program penataan dan pembangunan Situ Bagendit di Kabupaten Garut akan segera dimulai . agar tidak ada yang “ngarewong” (mengganggu), Gubernur Jawa Barat. M. Ridwan Kamil, meminta semua yang berkepenting di Kabupaten Garut, yaitu Kejaksaan, Kapolres dan juga Bupati ikut mengawasi  pelaksanaan program pemerintah pusat ini  agar dilakukan secara professional.

“Kalau ada proyek pemerintah suka ‘ngarewong’ (mengganggu), suka rame,” ujar Ridwan Kamil, kepada para wartawan, Rabu (11/11) usai meninjau persiapan penataan Situ Bagendit Kabupaten Garut yang juga dihadiri oleh Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang, Provinsi Jawa Barat, A. Koswara MP.

Kepala Kejaksaan Negeri Garut Sugeng Hariadi menyatakan sudah otomatis melaksanakan pengawasan proyek pembangunan pemerintah pusat agar sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

PihakKejaksaan Negeri Garut, lanjut dia, siap bekerja sama dengan Kepolisian Resor Garut untuk mengawal selama pelaksanaan pembangunan dan akan menindak tegas bagi pihak yang mengganggu jalannya program pemerintah tersebut. “Kami bersama kepolisian akan terus mengawasi, karena di situ ada perintah presiden juga untuk mengawasi, mengawal proyek strategis,” kata Sugeng saat menghadiri undangan pembangunan wisata Situ Bagendit.

Proyek pembangunan dan penataan kawasan objek wisata Situ Bagendit memperoleh kucuran anggaran dari pemerintah pusat sebesar  Rp.82 miliar dan ditargetkan selesai dalam 14 bulan.   Menurut Kang Emil, program ini merupakan follow up dari masukkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat  kepada Presdien Jokowi saat kunjungan kerja di Garut awal tahun 2019.

Artikel Terkait

Upayakan Pembangunan FO Leuwigajah Tak Ganggu Tol

dinamika

FGD Pergub Juklak Perda KBU

dinamika

Usulan DOB di Jabar, Agar Pembangunan Makin Merata Tersebar

dinamika