Image default
Peristiwa

Komite Kebijakan Gantikan Gugus Tugas

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melantik  Komite Kebijakan Penanganan Coronavirus Disease (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat, Senin (5/10) di Aula Timur Gedung Sate Bandung. Komite tersebut  dibentuk berdasarkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Jabar Nomor: 475.5/Kep.581-Hukham/2020, tentang Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar yang ditetapkan pada 1 Oktober 2020.

“Dengan adanya Komite Kebijakan tersebut, Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar menjadi tidak berlaku. ,” kata Kang Emil panggilan Ridwan Kamil,

Komite Kebijakan diketuai oleh gubernur Jabar. Wakilnya yakni panglima Kodam/III Siliwangi, panglima Kodam Jaya, kapolda Jawa Barat, kapolda Metro Jaya, ketua DPRD Jabar, kajati Jabar, wakil gubernur Jabar, serta para wakil ketua DPRD Jabar. Dewan pakar terdiri dari akademisi di bidang epidemiologi hingga ekonomi serta ahli lainnya. Sementara Ketua Pelaksana Komite Kebijakan dijabat Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Setiawan Wangsaatmaja.

Untuk operasional di lapangan, Komite diperkuat dalam beberapa divisi, dimana Kepala Dinas Bina dan Penataan Ruang (DBMPR), A. Koswara MP, menempati Ketua Divisi Konstruksi dan Property. Dengan adanya pengukuhan komite, Emil menginstruksikan ketua pelaksana Komite Kebijakan untuk memperkuat koordinasi dengan pihak-pihak terkait serta melakukan laporan rutin kepada pimpinan untuk mempermudah arahan.

“Jaga kekompakan. Kemenangan (melawan pandemi) kuncinya adalah kebersamaan, kejayaan kuncinya adalah kesatuan. Saya titip lupakan ambisi ego sektoral dan ego pribadi. Semua bersatu di sini (komite) agar Jawa Barat terbaik dan tercepat dalam pengendalian Covid-19,” tutur Emil.

Emil menjelaskan, bahwa pihaknya merumuskan 36 indikator atau kategori yang saling berkaitan dalam penanganan pandemi global itu di Jabar. “Satu indikator berhasil tapi indikator lainnya gagal, maka perang melawan Covid-19 tidak akan (berjalan) baik,” ucap Emil, untuk itu dia menitipkan  kepada Ketua Pelaksana Komite Kebijakan untuk mensoialisasikan 36 indikator sehingga Jabar satu irama dengan dasar keilmiahan. Oleh karena itu keilmiahan 36 indikator ini juga mohon segera dikuasai ilmunya oleh semua tim.

 

Artikel Terkait

Rakontekrenbang Regional 2 Berlangsung di Jawa Barat

dinamika

Tingkatkan Mutu, DBMPR Gandeng Perguruan Tinggi

dinamika

Rapat Evaluasi Progres Proyek Strategis, Agar Lancar Sampai Finis

dinamika