Image default
Galeri Foto Peristiwa

Manajemen Lereng dan Tebing Minimalkan Bencana

Bencana longsor dan banjir bandang yang terjadi di beberapa daerah di Provinsi Jawa Barat menjadi  perhatian Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jawa Barat A.Koswara MP.  dalam Rapat Pimpinan ( Rapim), Senin (19/10) di Ruang Rapat Adibima Utama.  Untuk meminimalisir terjadinya bencana longsor dan lain-lain , Kadis meminta di buat Manajemen Tebing dan Lereng, di tiap UPTD terutama yang rawan menimbulkan bencana. Selain itu Kadis meminta inventori jembatan terutama yang rusak, antisipasi bila terjadi  bencana.

Kaitannya dengan program Jalan Tengah Selatan (JTS), Kadis minta dilakukan peninjauan lapangan kembali, karena kemungkinan menjadi Program Strategis Nasional (PSN) dan akan dikaji Kementrian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Marves).

Rapim yang dipandu oleh Sekretaris Dinas BMPR, Asep.Supriatna dihadiri oleh para Kepala Bidang, Kepala UPTD, pejabat yang berkepentingan lainnya, mempunyai agenda utama yaitu laporan progres pekerjaan tahun 2020, progres persiapan perencanaan kegiatan 2021 dan sample paket pekerjaan yang akan diperiksa BPK.

Pada umumnya progres pekerjaan tahun 2020 yang dilaporkan positif, kecuali pembangunan jembatan Kali mati Subang progresnya dibawah target (negatif). Untuk paket-paket pekerjaan tahun 2021 ada beberapa UPTD yang menyatakan siap mengikuti lelang, dan sebagian masih memerlukan pendalaman. Mengenai pemeriksaan BPK, setiap UPTD menyerahkan data sesuai dengan permintaan BPK sebagai sample.

Diakhir rapim Kadis meminta persiapan untuk tahun 2021 :

  1. Melakukan peninjauan kembali JTS
  2. Persiapan lelang pekerjaan Multiyear
  3. Mengantisipasi dampak banjir.

 

   

Artikel Terkait

Rapat Divisi Konstruksi dan Properti Tim Pemulihan Ekonomi

dinamika

ITB Ber-“Teman Jabar”

dinamika

Hari Santri Nasional 2019

dinamika