Image default
Jurnal

Melalui Aplikasi “Ritme” Kinerja Pegawai Terdeteksi

Untuk mengoptimalkan cara kerja dan pengawasan aparat sipil negeri (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar), diluncurkanlah Sasaran Kerja Pegawai (SKP) Online dengan aplikasi baru K-Mobile (K-MOB). Aplikasi ini diharapkan dapat lebih mempermudah penentuan keakuratan nilai, perilaku kerja, dan disiplin pegawai.

DALAM konsep K-MOB, ASN dituntut untuk mengisi absen dan SKP Pribadi melalui smartphone. Selain itu, hal baru dari K-MOB adalah kinerja pribadi yang mempengaruhi kinerja instansi secara umum. K-MOB merupakan penyempurnaan dari sistem SKP Online yang dikembangkan sebelumnya.

Penyempurnaan akan terus berlanjut mengikuti perkembangan. Saat ini, K-MOB masih dalam tahap pembiasaan dan belum efektif diterapkan di jajaran Pemprov Jabar. Penyempurnaan bertujuan agar para ASN bekerja lebih efektif serta penilaian kinerja akan didapat berdasarkan data yang lebih valid.

SKP Online (K-MOB) merupakan aplikasi real time yang mengukur kinerja pegawai mulai sasaran kerja pegawai dan perilaku kerja yang disinkronkan dengan data presensi pegawai, data penyerapan anggaran, dan data output kinerja pegawai yang tersedia. Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 menjadi landasan bisnis proses aplikasi SKP Online (K-MOB) yang dimodifikasi sesuai kondisi, kebutuhan, dan target kerja instansi.

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jabar akan meresmikan aplikasi SKP Online (K-MOB) pada bulan April 2019 dengan nama RITME (Real Time Management System) sebagai data presensi (kehadiran) pegawai berbasis kinerja. Saat ini, sedang dilakukan pengenalan dan sosialisasi ke semua dinas dan ASN di lingkungan Pemrov Jabar.

RITME adalah aplikasi mobile untuk presensi, SKP, dan Sistem Informasi Pegawai (SIMPEG) berbasis android yang didesain untuk digunakan di kalangan internal pegawai pemerintah. Fungsinya sebagai alat ukur kinerja perangkat daerah dan pegawai negeri. RITME terdiri atas tiga modul utama, yakni presensi mobile, SKP mobile, dan SIMPEG mobile. Ketiga modul itu dapat dikerjakan melalui HP android milik masing-masing pegawai.

Presensi yang dilakukan RITME adalah skema presensi harian normal, skema presensi dinas luar (DL) full, skema presensi dinas luar, skema presensi masuk kerja, skema presensi normal + izin, cuti, skema presensi normal + lembur, skema presensi lembur di luar hari kerja, dan lain-lain.

SKP mobile terdiri atas tiga fitur, yaitu SKP tahunan, bulanan, dan bawahan. Pengisian form SKP target bisa dilakukan secara bulanan. Pada akhir tahun, sistem akan merekap menjadi laporan SKP tahunan.

Sementara dengan SIMPEG mobile, setiap pegawai akan sangat mudah meng-update data kepegawaian maupun data personal. Menunya meliputi data kepegawaian, data personal, riwayat calon pegawai negeri sipil (CPNS), pegawai negeri sipil (PNS), data kepangkatan, data jabatan, riwayat pendidikan, dan lain-lain.

Artikel Terkait

Menelisik Garis Sempadan Jalan

dinamika

Daur Ulang Aspal dengan (RAP)

dinamika

Parasamya Purnakarya Nugraha Hadir Sejak 1973

dinamika