Image default
Peristiwa

Perbaikan Rampung Dalam Enam Bulan

Ruas Cikembar-Jampang Tengah, tepatnya di Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi masuk dalam kategori jalan Provinsi Jawa Barat, namun kondisi saat ini mengalami rusak yang cukup berat.

Maklum tak hanya kendaraan-kendaraan pribadi kecil dan angkutan umum yang melewatinya, kendaraan berat dan besar dengan tonase besar plus sarat muatan kerap mondar mandir dan membuat beban jalan meningkat tak ayal kerusakan semakin parah seperti yang dipaparkan Kepala Unit Pelaksanaan Teknis Dinas (UPTD) Wilayah II Sukabumi Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Ruhiyat.

“Melihat kondisi jalan sekarang perbaikan tidak hanya dilakukan pada bahu jalan, juga harus menyentuh pondasi jalan dan saluran air. Pengerjaan perbaikan ini yang memerlukan cukup waktu,” paparnya.

Ruhiyat menilai, proses perbaikan jalan tersebut harus didukung dengan adanya ketertiban dari berbagai pihak yang ada di sana. Ia melihat daerah Padabeunghar merupakan daerah tambang. Karenanya, ia meminta pihak penambang harus ikut tertib guna mendukung perbaikan jalan tersebut. “Tertib dalam artian seperti aliran airnya. Dari tambang itu jangan dialirkan ke jalan tersebut, karena jalan bukan untuk menampung air yang volumenya besar. Jalan itu hanya menampung air dari permukaan jalan saja,” tegasnya.

Pihak UPTD Wilayah II Sukabumi  menargetkan dalam waktu enam bulan kedepan jalan provinsi ruas Cikembar-Jampang Tengah, tepatnya di Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi selesai dikerjakan. Namun pengerjaan masih menunggu hasil lelang tender di akhir Maret 2019 karena program perbaikan Jalan Padabeunghar itu sudah dimasukan ke dalam rencana anggaran 2019.

“Mudah-mudahan di akhir Maret ini proses lelangnya bisa berjalan,” ungkap Ruhiyat.

Demi menjaga kualitas pengerjaan dan perbaikan jalan, Ruhiyat menjelaskan dalam kontrak bersama kontraktor nanti, pihaknya mengharuskan kualifikasi alat-alat apa saja yang dibutuhkan dalam perbaikan dan peningkatan jalan.”Pastinya itu membutuhkan sejumlah alat-alat berat seperti excavator, gleder dan lainnya. Kalau untuk angkutan, pastinya truk, mobil pemadat dan sebagainya,” ujar Ruhiyat.

Hal tersebut juga diperkuat penyataan Kepala Sub Unit Pengelolaan Jalan dan Jembatan UPTD Wilayah II Sukabumi  Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Dola Adrena Iskandar. Dola meminta masyarakat supaya bersabar karena paketnya sudah ada di tahun 2019 ini, namun memang harus melalui proses pelelangan.

Rencana perbaikan ini akan dikerjakan sepanjang 4 kilometer,  mulai di Pertigaan Cibatu, Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar sampai jalan raya dekat Kantor Pusalatpur Marinir, Kecamatan Jampang tengah dan seluruh ruas jalan akan dibangun dengan rigid beton.

Selain betonisasi, pemerintah setempat juga akan menata drainase di sepanjang jalan yang dilakukan tidak cepat rusak bila air hujan meluap. “Intinya kami akan melaksanakan dan memaksimalkan pembangunan jalan raya ini. Drainase juga akan kami buatkan,” pungkasnya.

Artikel Terkait

DBMPR Jabar Rapat Laporan Akhir Kajian DAS Citarum

dinamika

Revisi RTRW Bekasi-Sukabumi, Siap di Rekomendasi

dinamika

Koordinasi dan Kepedulian Dukung Program Citarum Harum

dinamika