Image default
Peristiwa

Rapat Pimpinan: Evaluasi 2020, Siapkan 2021

Ada 4 Agenda pembahasan yang dalam Rapat Pimpinan Senin, (20/9) Ruang Adi Bima Utama, yang dipimpin oleh Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinis Jawa Barat, A. Koswara MP. didampingi Sekretaris DBMPR, Asep Supriatna.dan dihadiri oleh para Kepala Bidang, Kepala UPTD I-VI, dan pejabat eselon III-IV lainnya.

Agenda Rapat  tersebut adalah 1. Evaluasi progres perencanaan 2021, jembatan nanjung, dan dokumen lelang dini / e katalog.  2. Progres 2020, rencana perubahan 2020. 3. Laporan progres temuan BPK. 4. Rapergub KBU, pra masterplan patimban dan progres revisi RTRW.

Untuk evaluasi paket pekerjaan 2020, seperti FO Jl. Jakarta, JL Laswi, Jembatan Leuwigajah, Pembuatan saluaran Leles, rekolasi Jalan Sagarabnten-Baris  semua progress nya dengan deviasi positif , tinggal melakukan pengawasan agar beres sesuai waktu dan kontruksi sesuai dengan SPK dokumen lelang.

Untuk perencanaan paket pekerjaan tahun 2021, Kadis meminta semua UPTD/Bidang terutama tim yang telah ditunjuk untuk segera menyiapkan dokumen dengan Target akhir Oktober, sehingga November sudah bisa melakukan lelang.

Dokumen yang harus disiapkan antara lain  Dokumentasi Teknis meliputi gambar, RAB, KAK, HPS. Catatan HPS jangan sampai Over Estimate dan untuk itu lakukan survey harga. “Untuk kelancaran, sebelum final agar semua dokumen dibahas dulu (kaji ulang) dengan Pokja Biro Barjas,” ujar Kadis.

Masih ada Kaitan nya dengan lelang untuk pembuatan  e-katalog dijadwalkan pada hari Jumat (24/9) akan diadakan rapat dengan para pemilik AMP (Aspalt Mixing Plant).

Penyelesaian temuan BPK mulai tahun 2017 sampai 2020 , Kadis meminta segera diselesaikan dan harus ada progress. Pihak terkait harus membuat pernyataan yang ditandatangani diatas materai akan menyelesaikan masalahnya/membayar.  “ Untuk setiap  temuan, PPK  harus menyiapkan surat/dokumen yang diperlukan, kronologis dari lelang sampai keluar SPK dan lakukan Komunikasi dengan semua pihak terkait,” sebut Kadis.

Mengnai perbaikan RTRW Provinsi, Kadis meminta bidang tata ruang, menjadwalkan pertemuan per klaster (Kabupaten/Kota timur, tengah, Barat) dengan target 2 minggu bisa beres mengenai KP2B, industry dll. Untuk itu siapkan materi dan bahan yang ada. Pertemuan penting agar Kabupaten/Kota juga mempunyai kepastian.  Hasil pertemuan dibuat Berita Acara.

Menindaklanjuti  rencana  Pembangunan Kota Baru Patimban, Kadis menyarankan dilakukan pembagian tugas antara DBMPR dan JICA dan memberi  usulan Deliniasi dari DBMPR.   Sementara untuk Pergub KBU  Kadis meminta agar pembahasan segera dilakukan sampai tuntas sehingga  bisa diusulkan dan dibahas dalam program legislasi tahun 2021.

 

 

Artikel Terkait

Piala Presiden Milik Jawa Barat

dinamika

Integritas Hilangkan Keragu-raguan

dinamika

5 Pesan untuk PPK, Agar Tak Terulang Temuan BPK

dinamika