Image default
Peristiwa

Refocusing Anggaran, Pembangunan Infrastruktur Terdampak Signifikan

Konsentrasi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat untuk menekan penyebaran Pandemi Virus Corona (Covid-19) memang menyedot anggaran yang sangat besar, akibatnya  Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah (APBD) untuk semua Organisasi Perangkat Daerah terkena imbas dipangkas yang cukup signifikan, tidak terkecuali anggaran pembangunan Infrastruktur Dinas Binamarga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinis Jawa Barat yang terkena  refocusing anggaran hingga mendekati angka 80% .

“APBD murni yang dialokasikan untuk Dinas Bina Marga Rp1,6 T. Di pergeseran untuk belanja langsung tersisa 23,9%. Dari 1,6 T, jadi hanya tersisa Rp,474 M,” ungkap Kepala DBMPR Provinsi Jawa Barat, A Koswara MP  dalam konferensi pers Selasa (23/6) yang digelar secara virtual dari Gedung Sate, Kota Bandung,

Menurut Koswara, kondisi tersebut tentu berpengaruh langsung terhadap target-target pembangunan infrastruktur, seperti peningkatan dan pembangunan jalan yang telah ditetapkan sebelum terjadinya pandemi COVID-19.

Awalnya anggaran DBMPR tahun 2020 akan  dialokasikan untuk program peningkatan yang  ditargetkan 68,59 kilometer, hanya tersedia anggaran untuk   3,1 kilometer. Pembangunan drainase dari target  25.600 meter tersisa hanya 2.600 meter dan perbaikan drainase yang ditargetkan 1.378,95 meter tersisa hanya 500 meter. Sementara rehabilitasi jembatan tinggal 48 meter dari target 123,65 meter. “Bahkan, pembangunan jalan baru dari target  sepanjang 2,55 kilometer  menjadi nihil ,” jelas Koswara. yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Prov, Jawa Barat, Berli Hamdani.

Kendati demikian ditengah anggaran yang tipis, ada sejumlah proyek strategis dan penting yang  akan  diselesaikan pada tahun ini dengan menggunakan sisa anggaran tersedia.

“Ada empat proyek strategis yang akan diselesaikan tahun ini. Antara lain pembangunan fly over jalan Jakarta, fly over Jalan Laswi, pembangunan jembatan Leuwigajah dan relokasi akibat jalan amblas di Baros-Segaranten,” sebut Koswara.

Mengenai kelanjutan pembangunan Masjid Pemprov Jawa Barat,  Al Jabbar di  Gedebage menurut Koswara Al Jabbar tahun ini mendapatkan dana Rp 36 M dari kebutuhan Rp 360 M, jadi pembangunannya akan dilanjutkan tahun 2021 mendatang.

Dari secara keseluruhan dari  90 paket lelang tahun 2020 , hanya 6 yang dilanjutkan tahun ini,  sisanya akan diprogramkan lagi tahun 2021.

Artikel Terkait

Konversi Lahan Perhutani , Siapkan Pengganti Dan Rencana Alokasi Lahan

dinamika

Hari Santri Nasional 2019

dinamika

Bantuan untuk PHL DBMPR Provinsi Jawa Barat

dinamika