Image default
Peristiwa

SDM Produktif dan Infrastruktur Terbaik, Daya Tarik Investasi di Jawa Barat

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jabar menggelar West Java Investment Summit (WJIS) 2020. WJIS 2020 merupakan forum investasi yang bisa dimanfaatkan pelaku usaha dan investor untuk berdiskusi mengenai berbagai hal teknis terkait proyek investasi di Jabar. Gelaran ini di laksanakan selama 2 hari ,  Senin-Selasa  (16-17/11)  2020.

Pembukaan West Java Investment Summit (WJIS) 2020 sekaligus peluncuran logo  Rebana Metropolitan dilakukan Senin (16/11) di Savoy Homann Hotel Bandung  yang  didahului  penandatanganan kesepakatan bersama Gubernur Jawa Barat , Ridwan Kamil dengan tujuh kepala daerah di Kawasan Rebana Metropolitan. yaitu :  Bupati Subang , Bupati Majalengka , Bupati Sumedang , Bupati Kuningan  Pj Bupati Indramayu, wakil Wali Kota Cirebon  dan Bupati Cirebon. .

Dalam acara Pers Conference, Ridwan Kamil menjelaskan nilai investasi yang proyek dalam kegiatan adalah Rp360 triliun yang akan ditawarkan secara one on one meeting yang akan difasilitasi oleh Pemrov Jabar antara pemilik lahan, pemilik potensi ekonomi dan pemilik kapital,  “ Untuk   proyek dengan nilai investasi sebesar Rp32 triliun akan langsung ditandatangani,” ujar Kang Emil, seraya menambahkan nilai investasi sebesar 360 Triliun untuk mengembangkan Jawa Barat 10-30 tahun ke depan dan  diproyeksikan akan menyerap 4,3 juta tenaga kerja dan  dapat bonus pertumbuhan ekonomi sebesar 4,5 persen.

Kang Emil optimis bahwa investasi yang ditawarkan akan menarik karena Jawa Barat selalu menjadi pilihan dalam berinvestasi oleh karena itu selama 5 tahun,  selalu menduduki peringkat pertama  secara nasional.  “Ada dua alasan mengapa tertarik berinvestasi dia Jawa Barat, yaitu karena Sumber Daya manusia (SDM) yang produktif dan infrastruktur terbaik,” jelas Emil.

Selain dihadiri para investor  secara langsung dan virtual, sejumlah pihak turut terlibat dalam WJIS 2020 diantaranya adalah Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Dinas-dinas  di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, termasuk Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) yang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas BMPR. A. Koswara MP.

Artikel Terkait

Hari Bakti Pekerjaan Umum (Harbak PU) ke-74 : Pembangunan Infrastruktur Tingkatkan Kesejahteraan

dinamika

Pembangunan Infrastruktur Dipercepat, Agar BIJB Maksimal Bermanfaat

dinamika

Aset Tercatat untuk Kebijakan yang Tepat

dinamika