Image default
Garda

Terowongan Air Nanjung Minimalisir Banjir

SEKRETARIS Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat  (DBMPR Jabar), Asep Supriatna, dan Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) III Bandung, Aan Heryadi, menghadiri acara peninjauan pembangunan terowongan air Nanjung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dan Ibu Atalia Kamil, dengan didamping Bupati Bandung, Dadang Nasser, Sabtu (16/11) di lokasi pembangunan di Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung.

Terowong air Nanjung berupa terowongan kembar yang dibuat untuk.meminimalisir baniir yang kerap terjadi di beberapa daerah di Kabupaten Bandung.

Terowongan air Nanjung dibuat karena air Sungai Citarum, utamanya kala banjir, sering melambat sewaktu  masuk Curug Jompong.

Pembangunan Terowongan Nanjung menelan anggaran Rp 310 miliar dan sudah mulai dibangun April 2018. Menurut perkiraan, pembangunan terowongan dengan panjang masing- masing 230 meter itu akan beres Desember 2019 dan difungsikan awal 2020. Kelak di atas terowongan akan dibangun sarana operasional dan pemeliharaan.

Pembangunan Terowongan Nanjung  merupakan satu dari 16 proyek pembangunan sepanjang daerah aliran sungai  (DAS) Citarum yang merupakan proyek Nasional Citarum Harum. Proyek dibangun atas kerjasama BBWS Sungai Citarum, Pemerintah Kabupaten Bandung dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. (UPTD III Bandung Mantap)

Artikel Terkait

Jembatan Monjot Bisa Dilalui Lagi

dinamika

Pelatihan Pasang Bongkar Jembatan Bailay

dinamika

Peran Strategis KSP dan Pengawasan Struktural

dinamika